Posts

OJK Sebut Asing Jual Bersih Rp20,79 Triliun di Tengah Corona

Otoritas Jasa Keuangan ( OJK ) mencatat investor asing telah membukukan jual bersih (foreign  net sell ) sebesar Rp20,79 triliun sejak awal tahun hingga posisi terakhir (year to date/ytd). Hal ini terjadi di tengah penyebaran  virus corona  di global dan di dalam negeri.  Best Profit "Investor pasar saham masih mencatatkan net sell sebesar Rp20,79 triliun year to date," ucap Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso dalam video conference, Senin (11/5).  Bestprofit Kendati asing masih menarik dananya dari pasar modal, tapi Wimboh mengklaim tekanan penyebaran virus corona terhadap pasar saham mulai mereda. Hal ini terlihat dari Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mulai bergerak menguat atau pelemahannya tak sedalam pada Maret 2020 lalu.  PT Bestprofit "Pada 8 Mei 2020 IHSG ditutup di level 4.597 setelah mencapai titik terendah 24 Maret 2020 lalu yang 3.937. Volatilitas terpantau lebih rendah," kata Wimboh.  PT Bestprofit Futures Mengutip RTI Info...

Imbas Corona, 14 Ribu Pekerja Alami PHK di Sumut

Sebanyak 14 ribu pekerja dari 283 perusahaan terkena pemutusan hubungan kerja ( PHK ) di  Sumatera Utara  (Sumut). Kebijakan itu diambil menyusul pandemi  virus corona   (covid-19) yang menekan perekonomian.  Best Profit "Yang paling terdampak saat ini adalah perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang pariwisata dan perhotelan serta biro perjalanan," ucap Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Sumut mencatat Harianto Butarbutar, Jumat (8/5/2020).  Bestprofit Harianto meminta seluruh perusahaan tetap membayarkan hak-hak pekerja seperti THR menyambut Hari Raya Idulfitri. Perusahaan yang terkena dampak covid-19 dapat berdialog menghasilkan kesepakatan dengan pekerja mengenai pembayaran THR.  PT Bestprofit "Bagi perusahaan-perusahaan yang masih eksis dan tidak terdampak Covid-19 ini, terutama industri-industri yang masih tetap berjalan dengan baik, kami imbau THR bisa disalurkan sesuai dengan aturan dan ketentuan," sebutnya. ...

Sri Mulyani Bantah Isu Pemerintah 'Bokek' Gara-gara Corona

Menteri Keuangan  Sri Mulyani  Indrawati membantah rumor yang beredar di publik bahwa pemerintah pusat tidak memiliki dana karena kebutuhan penanganan pandemi  virus corona   atau covid-19. Ia mengklaim pemerintah punya dana dan disimpan di Bank Indonesia.  Best Profit Ani, begitu ia akrab disapa, mengatakan rumor ini diketahuinya dari pesan singkat di aplikasi Whatsapp yang mudah dibagikan satu penerima ke penerima lainnya, lalu diteruskan ke penerima lain. Ia menduga rumor ini sengaja dan tidak sengaja dibagi antar penerima.  Bestprofit "Saya sampaikan itu salah besar. Dana pemerintah pusat ada, kami punya itu. Kalau mau tanya berapa dana kita, ada di mana? Sekarang kami punya di Bank Indonesia," ucap Ani dalam rapat virtual bersama Komite IV Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Jumat (8/5).  PT Bestprofit Bendahara negara itu menduga rumor pemerintah pusat tidak punya dana muncul karena beberapa pencairan anggaran terhambat atau mundur dari jadwal. Pad...

Jokowi Minta Paket Sembako Diterima Warga Sebelum Lebaran

Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) meminta agar penyaluran seluruh bantuan sosial ( bansos ) berupa paket  sembako   sampai ke masyarakat terdampak wabah virus corona (covid-19) di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) sebelum lebaran. Lebaran sendiri jatuh pada 23-24 Mei 2020.  Best Profit Hal ini disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat rapat bersama Komisi XI DPR pada Rabu (6/5). Saat ini, menurut laporan yang diterimanya dari Kementerian Sosial, penyaluran paket sembako sudah mencapai 80 persen.  Bestprofit "Pada pekan pertama kurang dari 10 persen, tapi data terakhir dari Kemensos implementasinya mendekati 80 persen. Presiden sampaikan sebelum lebaran, 100 persen sudah harus deliver," ujar Ani, sapaan akrabnya.  PT Bestprofit Pada bansos paket sembako, pemerintah menyalurkannya ke 2,5 juta warga atau 1,2 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Jakarta. Lalu, turut menyalurkannya ke 1,6 juta warga atau 576 ribu KPM di Bo...

Banten Catat Pengangguran Tertinggi di Indonesia Sejak 2018

Provinsi  Banten   menempati urutan pertama tingkat  pengangguran   terbuka (TPT) se-Indonesia selama tiga tahun berturut-turut atau sejak 2018. Posisi itu awet selama kepemimpinan Gubernur Wahidin Halim yang dilantik pada Mei 2017 lalu.  Best Profit Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka pengangguran Banten mencapai 8,52 persen pada 2018. Kemudian, pada periode Agustus 2019, angkanya menjadi 8,11 persen. Terbaru, per Februari 2020, angka pengangguran merosot menjadi 8,01 persen atau totalnya sebanyak 489.216 orang.  Bestprofit "Banten artinya pengangguran tertinggi se-Indonesia," ujar Kepala BPS Banten Adhi Wiriana, dalam siaran persnya, Selasa (5/5).  PT Bestprofit Menurut Adhi, pandemi corona (covid-19) menjadi salah satu penyebab bertambahnya angka pengangguran di Banten. Sebab, China menerapkan penutupan akses ( lockdown ) dan Indonesia membatasi akses yang menuju maupun berasal dari negeri Tirai Bambu. Sehingga, kegiatan pariwisat...

Bukan 2 Juta, Kadin Sebut Korban PHK Akibat Corona 15 Juta

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia ( Kadin ) bidang UMKM, Suryani Motik menyebut warga yang menjadi korban pemutusan hubungan kerja ( PHK ) akibat pandemi  corona   (Covid-19) bisa mencapai 15 juta jiwa.  Best Profit Angka itu lebih besar dari jumlah yang sudah dirilis oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) sebanyak 2,8 juta per 20 April lalu. Sebab, kata Suryani jumlah itu belum ditambah usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang juga ikut terdampak.  Bestprofit "Jadi kalau tadi 2 juta, fakta bisa 15 juta. Itu 2 juta mungkin yang dilaporkan. Apakah UMKM melaporkan, kan tidak," kata Suryani dalam diskusi online via aplikasi Zoom, Jumat (1/5).  PT Bestprofit Bahkan, Suryani memperkirakan jumlahnya jauh lebih besar, antara 30-40 juta warga korban PHK akibat pandemi ini. Sebab, kata dia, banyak warga juga terpaksa tak bisa mudik karena dilarang.  PT Bestprofit Futures "Belum lagi itu dikatakan yang tidak pulang. Di Jakarta...

Iklan Lowongan Kerja Anjlok 70 Persen Akibat Corona

Badan Pusat Statistik ( BPS ) mencatat iklan lowongan kerja merosot 70 persen selama masa pandemi  Covid-19 . Sementara itu, jumlah perusahaan yang memasang iklan lowongan kerja berkurang 50 persen.  Best Profit "Jadi dari sisi perusahaan memang kelihatan jumlah lowongan kerja turun," ungkap Kepala BPS Kecuk Suhariyanto dalam rapat virtual bersama Komisi XI DPR, Kamis (30/4).  Bestprofit Penurunan lowongan kerja paling tajam berasal dari sektor akomodasi makanan dan minuman, perdagangan, dan pengolahan. Menurut Kecuk, data per sektor tersebut dapat menjadi salah satu rujukan pemerintah memetakan sektor terdampak parah Covid-19.  PT Bestprofit "Pergerakan di sektor ini jadi kunci penting mana-mana yang perlu intervensi supaya nantinya bisa terjadi pemulihan yang sangat cepat," ujarnya.  PT Bestprofit Futures Berkurangnya jumlah lowongan kerja tersebut terkait dengan tekanan pada perusahaan imbas dari Covid-19. Bahkan, banyak pekerja yang terpaksa dirumahka...