Tambang Emas Longsor, Kaki Korban Tergencet Batu dan Harus Diamputasi
Proses evakuasi korban pada tragedi longsornya tambang emas rakyat di Bolaang Mongondow, Sulut, terus dilakukan. Salah satu korban harus diamputasi pada bagian kaki untuk dapat diselamatkan dari reruntuhan. PT BESTPROFIT
"Salah satu korban ditemukan hidup tertimpa batu batu di sekitar terowongan," kata pejabat Humas Basarnas Manado Ferry Arianto saat berbincang dengan detikcom, Kamis (28/2/2019). BEST PROFIT
Ferry mengatakan pihaknya terus berupaya mengevakuasi korban yang selamat ini. BESTPROFIT
Sementara itu, Koordinator Tim Basarnas Kotamobagu, Rusmidi, mengatakan kondisi korban yang terjepit di antara batu-batu tambang masih hidup. Namun sebagian tubuhnya telah tertindih reruntuhan terowongan.
"Ini sementara masih evakuasi. Rencananya mau diamputasi kakinya," ungkap Rusmidi.
Alasan amputasi diputuskan karena kekhawatiran tim evakuasi soal terjadinya longsor baru jika batu-batu yang menimpa korban diangkat.
"Jadi tim kami yang akan mengamputasi. Nanti saya jelaskan lagi," kata dia.
Hingga kini, korban yang bisa ditemukan berjumlah 26 orang. Enam orang, kata Rusmadi, dinyatakan meninggal.
Comments
Post a Comment