Jokowi Akan 'Jemput' Investasi Rp56 T ke Abu Dhabi
Presiden Joko Widodo () akan bertolaknya ke pada 11 Januari 2020 mendatang. Menteri Luar Negeri mengatakan lawatan kerja luar negeri pertama kepala negara tersebut dilakukan untuk 'menjemput' investasi senilai US$4 miliar atau Rp56 triliun dari Uni Emirat Arab (kurs Rp14 ribu per dolar AS). Best Profit
Dalam kunjungan tersebut, empat Memorandum of Understanding (MoU) investasi akan ditandatangani.
Pertama, kerja sama proyek Kilang Balikpapan antara perusahaan minyak dan gas Mubadalah dengan PT Pertamina (Persero). Bestprofit
Dalam kunjungan tersebut, empat Memorandum of Understanding (MoU) investasi akan ditandatangani.
Pertama, kerja sama proyek Kilang Balikpapan antara perusahaan minyak dan gas Mubadalah dengan PT Pertamina (Persero). Bestprofit
Kedua, proyek Kilang Balongan. Proyek kedua Pertamina ini akan dikerjakan bersama dengan perusahaan asal UEA, Abu Dhabi National Oil Company (Adnoc).
Ketiga, kontrak kerja antara Enterprice Global Alumunium (EGA) dengan Indonesia Asahan Indonesia (Inalum).
Keempat, proyek kerja antara PT PLN (Persero) dan Masdar dalam pengerjaan proyek pembangkit listrik tenaga surya terapung di Waduk Cirata. PT Bestprofit
Retno menambahkan selain investasi, presiden juga akan melakukan pertemuan bilateral dengan Putra Mahkota Mohammed bin Zayed.
"Ini kunjungan pertama presiden di tahun 2020. Tujuannya untuk bilateral baik dengan putra mahkota Mohammed bin Zayed dan lagi presiden Dubai. Jadi pertemuan satu di Abu Dhabi dan Dubai," paparnya.
Selain agenda tersebut, Retno juga mengatakan bahwa Presiden diundang menjadi keynote speaker Abu Dhabi Sustainability Week.
"Jadi Bapak akan bicara pembangunan ekonomi, sekaligus masalah sustainable energy, environment dan sebagainya, dan kunjungan lapangan di Dubai," paparnya PT Bestprofit Futures
Ketiga, kontrak kerja antara Enterprice Global Alumunium (EGA) dengan Indonesia Asahan Indonesia (Inalum).
Keempat, proyek kerja antara PT PLN (Persero) dan Masdar dalam pengerjaan proyek pembangkit listrik tenaga surya terapung di Waduk Cirata. PT Bestprofit
Retno menambahkan selain investasi, presiden juga akan melakukan pertemuan bilateral dengan Putra Mahkota Mohammed bin Zayed.
"Ini kunjungan pertama presiden di tahun 2020. Tujuannya untuk bilateral baik dengan putra mahkota Mohammed bin Zayed dan lagi presiden Dubai. Jadi pertemuan satu di Abu Dhabi dan Dubai," paparnya.
Selain agenda tersebut, Retno juga mengatakan bahwa Presiden diundang menjadi keynote speaker Abu Dhabi Sustainability Week.
"Jadi Bapak akan bicara pembangunan ekonomi, sekaligus masalah sustainable energy, environment dan sebagainya, dan kunjungan lapangan di Dubai," paparnya PT Bestprofit Futures
Comments
Post a Comment