Kesepakatan Dagang AS-China Dongkrak Penguatan IHSG
Indeks Harga Saham Gabungan () diprediksi kembali menguat pada perdagangan Selasa (14/1). Laju indeks ditopang oleh optimisme investor jelang penandatanganan AS-China. Best ProfitAnalis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi menyatakan tren positif IHSG masih akan bertahan. Kenaikan IHSG turut disokong volume perdagangan yang kian membaik. "Momentum optimis mengimbangi volume perdagangan yang mulai membaik, sehingga kami perkirakan IHSG bergerak kembali menguat," kata Lanjar dalam risetnya dikutip Selasa (14/1). BestprofitIa memperkirakan indeks saham akan melaju di rentang support 6.258 dan resistance 6.350.
Senada, Analis Artha Sekuritas Dennies Christopher Jordan meramalkan IHSG kembali menanjak. PT Bestprofit
Ia memprediksikan perhatian investor masih akan tertuju ketegangan hubungan AS-Iran.
"Penguatan rupiah juga turut mendorong sentimen positif," paparnya.
Ia memprediksi IHSG akan bergerak di level support 6.259-6.278 dan resistance 6.307-6.317.
Sementara itu, saham-saham utama Wall Street kompak menguat. Indeks Dow Jones menanjak 0,29 persen ke level 28.907, S&P 500 menguat 0,70 persen ke level 3.288, dan Nasdaq Composite melonjak 1,04 persen menjadi 9.273. PT Bestprofit Futures
Senada, Analis Artha Sekuritas Dennies Christopher Jordan meramalkan IHSG kembali menanjak. PT Bestprofit
"Penguatan rupiah juga turut mendorong sentimen positif," paparnya.
Ia memprediksi IHSG akan bergerak di level support 6.259-6.278 dan resistance 6.307-6.317.
Sementara itu, saham-saham utama Wall Street kompak menguat. Indeks Dow Jones menanjak 0,29 persen ke level 28.907, S&P 500 menguat 0,70 persen ke level 3.288, dan Nasdaq Composite melonjak 1,04 persen menjadi 9.273. PT Bestprofit Futures
Comments
Post a Comment