BPS Catat Neraca Dagang Tekor US$864 Juta pada Januari 2020
Badan Pusat Statistik () melaporkan defisit US$864,2 juta pada Januari 2020. Secara tahunan, defisit tersebut turun 18,7 persen dibandingkan sebelumnya US$1,06 miliar. Best ProfitJika dirinci, defisit pada Januari berasal dari nilai ekspor US$13,41 miliar yang lebih kecil dibandingkan impor yang mencapai US$14,28 miliar."Defisit neraca perdagangan ini dipicu oleh sektor migas yang mengalami defisit 1,18 miliar dolar AS, walaupun sektor nonmigas surplus 0,32 miliar dolar AS," kata Kepala BPS Suhariyanto seperti dikutip dari Antara, Senin (17/2). Bestprofit
Nilai ekspor Indonesia pada Januari turun 3,71 persen secara tahunan. Dibandingkan bulan sebelumnya, angka itu merosot 7,16 persen.
Penurunan ekspor Januari 2020 dibanding Desember 2019 disebabkan oleh menurunnya ekspor migas 28,73 persen, yaitu dari US$1,13 miliar menjadi US$805,9 juta. PT Bestprofit
Penurunan ekspor migas disebabkan oleh menurunnya ekspor hasil minyak 3,45 persen menjadi US$168,9 juta dan ekspor minyak mentah 83,29 persen menjadi US$32,9 juta. Demikian juga ekspor gas 20,41 persen menjadi US$604,1 juta.Penurunan juga terjadi pada ekspor nonmigas yang sebesar 5,33 persen dari US$13,3 miliar menjadi US$12,6 miliar. Ekspor industri pengolahan meningkat 3,16 persen menjadi US$10,522 miliar, sedangkan ekspor pertambangan lainnya menurun 19,15 persen menjadi US$1,78 miliar.Sedangkan, nilai impor Indonesia pada Januari 2020 turun 1,60 persen dibanding Desember 2019. Demikian pula jika dibanding Januari 2019 turun 4,78 persen. PT Bestprofit Futures
Hal tersebut disebabkan oleh turunnya nilai impor migas dan nonmigas masing-masing sebesar US$146,1 juta atau 6,85 persen dan 85,5 juta dolar AS atau 0,69 persen.
Nilai ekspor Indonesia pada Januari turun 3,71 persen secara tahunan. Dibandingkan bulan sebelumnya, angka itu merosot 7,16 persen.
Penurunan ekspor Januari 2020 dibanding Desember 2019 disebabkan oleh menurunnya ekspor migas 28,73 persen, yaitu dari US$1,13 miliar menjadi US$805,9 juta. PT Bestprofit
Penurunan ekspor migas disebabkan oleh menurunnya ekspor hasil minyak 3,45 persen menjadi US$168,9 juta dan ekspor minyak mentah 83,29 persen menjadi US$32,9 juta. Demikian juga ekspor gas 20,41 persen menjadi US$604,1 juta.Penurunan juga terjadi pada ekspor nonmigas yang sebesar 5,33 persen dari US$13,3 miliar menjadi US$12,6 miliar. Ekspor industri pengolahan meningkat 3,16 persen menjadi US$10,522 miliar, sedangkan ekspor pertambangan lainnya menurun 19,15 persen menjadi US$1,78 miliar.Sedangkan, nilai impor Indonesia pada Januari 2020 turun 1,60 persen dibanding Desember 2019. Demikian pula jika dibanding Januari 2019 turun 4,78 persen. PT Bestprofit Futures
Hal tersebut disebabkan oleh turunnya nilai impor migas dan nonmigas masing-masing sebesar US$146,1 juta atau 6,85 persen dan 85,5 juta dolar AS atau 0,69 persen.
Comments
Post a Comment