Bisnis Lumpuh Total, Disney Rumahkan Karyawan
Perusahaan hiburan dan media Walt merumahkan karyawannya atau di tengah tekanan bisnis akibat pandemi . Bisnis Disney lumpuh total setelah taman hiburan di seluruh negara ditutup sementara, termasuk penundaan penayangan berbagai film, dan tayangan olah raga oleh ESPN. Best ProfitYang paling parah adalah penutupan sementara 12 taman hiburan Disney sejak 15 Maret lalu. Perusahaan berjanji hanya akan membayar gaji mereka sampai 19 April 2020, seiring dengan dimulainya program cuti tanpa gaji pada 19 April 2020 nanti."Kami belum mengetahui kapan bisnis akan kembali dibuka. Kami terpaksa harus mengambil keputusan berat dengan menangguhkan para karyawan kami," tulis perusahaan. PT Bestprofit
Untuk diketahui, dari total 223 ribu karyawan Disney, lebih dari 75 persen di antaranya ditempatkan di taman hiburan dan divisi produk. Namun, para pekerja tersebut masih berstatus pekerja dan perusahaan bertanggung jawab menyediakan fasilitas kesehatan dan pendidikan mereka.
"Meski saya yakin kami dapat melewati periode sulit ini bersama-sama tapi langkah-langkah untuk menguatkan keuangan perusahaan juga perlu diambil," tulis Chapek.Tidak hanya itu, mereka juga dapat mengakses tunjangan pengangguran dari The Fed, bank sentral AS.Pengumuman Disney merupakan salah satu tanda kehancuran ekonomi, terlebih industri penerbangan yang mempekerjakan 319 juta pekerja secara global. PT Bestprofit FuturesBukan cuma karyawan biasa yang dirumahkan, level manajemen pun terkena imbasnya. Pada awal pekan ini para Eksekutif Disney menyatakan pemotongan gaji akibat pandemi virus corona.Pada Senin (30/3), CEO Disney Bob Chapek menyatakan lewat e-mail kepada para pekerjanya bahwa ia hanya akan mengambil setengah dari gajinya.
Pengumuman pada Kamis lalu diperuntukkan bagi pekerja Disney di AS, para eksekutif, dan pekerja bayaran per jam.Akibat keputusan ini, saham Disney anjlok lebih dari 30 persen sejak awal tahun.
Untuk diketahui, dari total 223 ribu karyawan Disney, lebih dari 75 persen di antaranya ditempatkan di taman hiburan dan divisi produk. Namun, para pekerja tersebut masih berstatus pekerja dan perusahaan bertanggung jawab menyediakan fasilitas kesehatan dan pendidikan mereka.
"Meski saya yakin kami dapat melewati periode sulit ini bersama-sama tapi langkah-langkah untuk menguatkan keuangan perusahaan juga perlu diambil," tulis Chapek.Tidak hanya itu, mereka juga dapat mengakses tunjangan pengangguran dari The Fed, bank sentral AS.Pengumuman Disney merupakan salah satu tanda kehancuran ekonomi, terlebih industri penerbangan yang mempekerjakan 319 juta pekerja secara global. PT Bestprofit FuturesBukan cuma karyawan biasa yang dirumahkan, level manajemen pun terkena imbasnya. Pada awal pekan ini para Eksekutif Disney menyatakan pemotongan gaji akibat pandemi virus corona.Pada Senin (30/3), CEO Disney Bob Chapek menyatakan lewat e-mail kepada para pekerjanya bahwa ia hanya akan mengambil setengah dari gajinya.
Pengumuman pada Kamis lalu diperuntukkan bagi pekerja Disney di AS, para eksekutif, dan pekerja bayaran per jam.Akibat keputusan ini, saham Disney anjlok lebih dari 30 persen sejak awal tahun.
Comments
Post a Comment