Kantongi Izin OJK, BCA Siap Luncurkan Bank Digital
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mengklaim telah mengantongi persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk meluncurkan layanan bank digital. Best Profit
Executive Vice President Secretariat & Corporate Communication BCA Hera F Haryn menuturkan PT Bank Royal Indonesia telah rampung diakuisi akan ditransformasikan menjadi Bank Digital BCA. Bestprofit
"Bank Royal rebranding dengan nama Bank Digital BCA yang telah mendapat persetujuan dari OJK beberapa waktu lalu," ujarnya kepada CNNIndonesia.com Jumat (10/7). PT Bestprofit
Hera menyampaikan saat ini tim internal BCA sedang berkoordinasi dan berkomunikasi untuk memastikan proses pengembangan ini dapat berjalan dengan baik. PT Bestprofit Futures
Proses persiapan peluncuran bank digital akan disampaikan lebih lanjut, tapi yang jelas bank digital tersebut akan fokus pada segmen ritel dan UMKM.
"BCA telah merampungkan akuisisi Bank Royal pada April 2020 dan rencananya fokus mengembangkan sektor ritel dan UMKM secara digital," tuturnya.
Diketahui, BCA sebelumnya berencana menyuntik modal ke Bank Royal sebesar Rp700 miliar. Tambahan modal tersebut di luar transaksi akuisisi senilai hampir Rp1 triliun yang dilakukan pada 16 April 2019 lalu.
Direktur Utama Bank BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan tambahan modal itu bertujuan untuk membuat Bank Royal naik kelas dari Bank Umum Kategori Usaha (BUKU) I menjadi BUKU II.
Pasalnya, BCA tengah mengkaji Bank Royal untuk fokus ke segmen perbankan digital.
"Bank Royal rebranding dengan nama Bank Digital BCA yang telah mendapat persetujuan dari OJK beberapa waktu lalu," ujarnya kepada CNNIndonesia.com Jumat (10/7). PT Bestprofit
Hera menyampaikan saat ini tim internal BCA sedang berkoordinasi dan berkomunikasi untuk memastikan proses pengembangan ini dapat berjalan dengan baik. PT Bestprofit Futures
Proses persiapan peluncuran bank digital akan disampaikan lebih lanjut, tapi yang jelas bank digital tersebut akan fokus pada segmen ritel dan UMKM.
"BCA telah merampungkan akuisisi Bank Royal pada April 2020 dan rencananya fokus mengembangkan sektor ritel dan UMKM secara digital," tuturnya.
Diketahui, BCA sebelumnya berencana menyuntik modal ke Bank Royal sebesar Rp700 miliar. Tambahan modal tersebut di luar transaksi akuisisi senilai hampir Rp1 triliun yang dilakukan pada 16 April 2019 lalu.
Direktur Utama Bank BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan tambahan modal itu bertujuan untuk membuat Bank Royal naik kelas dari Bank Umum Kategori Usaha (BUKU) I menjadi BUKU II.
Pasalnya, BCA tengah mengkaji Bank Royal untuk fokus ke segmen perbankan digital.
Comments
Post a Comment