Saham Disney Cetak Rekor Berkat Layanan Streaming

  

Saham Disney melejit 13 persen ke level rekor tertinggi baru pada Jumat (11/12), waktu Amerika Serikat. Lonjakan terjadi setelah manajemen mengumumkan sejumlah serial dan film baru akan dirilis di platform streaming Disney+. 

Best Profit

Dilansir dari CNN Business, Sabtu (12/12), saham emiten berkode DIS itu melesat lebih dari 20 persen sejak awal tahun. Sebuah pencapaian yang mengesankan mengingat pandemi virus corona menghantam bisnis taman bermain perusahaan dan membuat sejumlah film Disney penayangannya ditunda. Bestprofit

Setidaknya 13 Analis Wall Street langsung mengerek proyeksi harga saham Disney pada Jumat pagi.

Analis Citi Jason Bazinet menyatakan Disney membuat "komitmen yang kuat" untuk membuat konten baru. Peningkatan biaya konten bisa diimbangi oleh laju pertumbuhan pelanggan yang di atas proyeksi. PT Bestprofit

Menurut Bazinet, jumlah pelanggan Disney juga bisa berhadapan dengan Netflix yang saat ini pangsa pasarnya lebih dari 50 persen. Kekuatan Disney berada pada film dan animasinya rumah produksinya. Selain itu, Disney juga merupakan pemilik studio Pixar, Marvel, rumah produksi franchise Star Wars Lucas Film.

Disney baru-baru ini juga mengakuisisi aset studio Fox. Hal itu memungkinkan Disney menyajikan konten yang lebih dewasa. Tak hanya itu, Disney juga mengendalikan penuh layanan streaming Hulu. PT Bestprofit Futures


Kendati demikian, persaingan bisnis layanan streaming semakin ketat. Di mana, penyedia layanan serupa seperti Apple dan Amazon terus menggelontorkan dana untuk membiayai program orisinal. Selain itu, pemain baru dari raksasa media lain juga bermunculan seperti Paramount+ dan HBO Max. Lowongan Kerja


Comments

Popular posts from this blog

Kasus Covid-19 Melonjak, Polres Bogor Gelar Patroli Besar-Besaran

Serangan di Suriah, Biden: Iran Harus Berhati-hati

Pesawat Militer Meksiko Jatuh, 6 Tentara Tewas Termasuk Pilot