Kompolnas Dukung Bareskrim Usut Kasus Muhammad Kece dan Yahya Waloni

  Kompolnas mendukung langkah Direktorat Siber Bareskrim Polri menindak YouTuber Muhammad Kece dan penceramah Yahya Waloni. Kompolnas menyebut pengujar kebencian dan penista agama harus menerima konsekuensi berhadapan dengan hukum.Best Profit

"Kompolnas menyambut baik upaya penegakan hukum yang dilakukan oleh Bareskrim Polri kepada Saudara Muhammad Kace dan Saudara Yahya Waloni. Kami mendukung adanya penyidikan yang profesional, transparan dan berkeadilan," kata Komisioner Kompolnas, Poengky Indarti, kepada wartawan, Senin (30/8/2021). Bestprofit


Poengky mengimbau masyarakat bijaksana dalam menggunakan media sosial. Dia menyebut kebebasan berpendapat dan berekspresi tidak boleh dilakukan sewenang-wenang. PT Bestprofit

"Naninya akan mencederai hak-hak dari orang lain," ujar Poengky. PT Bestprofit Futures

"Indonesia adalah negara yang berbineka, beraneka ragam suku, agama, ras, antargolongan. Sehingga kita semua harus saling menghormati dan bersatu," ucap dia. Dia juga berharap ekspresi masyarakat dalam berpendapat tak dibumbui kalimat-kalimat ujaran kebencian atau ujaran yang dapat memecah belah persatuan dan toleransi antarsuku, agama, ras, dan antargolongan. Poengky mengingatkan Indonesia adalah negara bineka.

Menurut Poengky, konsekuensi terhadap pelaku ujaran kebencian dan SARA adalah proses hukum. "Jika ada yang mengucapkan ujaran kebencian terhadap suku, agama, ras, dan antargolongan, maka konsekuensinya adalah yang bersangkutan harus berhadapan dengan hukum," pungkas Poengky.

Comments

Popular posts from this blog

Kasus Covid-19 Melonjak, Polres Bogor Gelar Patroli Besar-Besaran

Serangan di Suriah, Biden: Iran Harus Berhati-hati

Pesawat Militer Meksiko Jatuh, 6 Tentara Tewas Termasuk Pilot